SIDOARJO — Peringatan Hari Besar Keagamaan menjadi momentum berharga untuk memperkuat nilai-nilai toleransi dan kebhinekaan di lingkungan pendidikan. Hal tersebut tecermin dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan di SMP Hang Tuah 6 Excellent pada Jumat (28/8). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid, guru, dan warga sekolah dari berbagai latar belakang agama, mulai dari Islam, Hindu, Kristen, hingga Katolik.
Rangkaian acara diawali pada pagi hari dengan ibadah bersama sesuai kepercayaan masing-masing. Suasana penuh khidmat berlanjut saat pembukaan acara yang ditandai dengan pembacaan doa lintas agama. Doa dipimpin secara bergantian oleh perwakilan guru dari empat agama, yaitu Islam, Hindu, Katolik, dan Kristen, sebagai simbol persatuan dan rasa saling menghormati.
Suasana peringatan berlangsung semakin meriah dengan digelarnya Festival Lantunan Rohani dan Lintas Agama. Dalam festival tersebut, seluruh murid berpartisipasi aktif dengan melantunkan lagu-lagu rohani sesuai ajaran agama masing-masing. Penampilan para siswa tidak hanya menampilkan keindahan seni spiritual, tetapi juga merekatkan keharmonisan antarwarga sekolah.
Momen kebersamaan tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi makan bersama serentak yang mengusung konsep B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman). Seluruh warga sekolah tampak menikmati santapan bersama dalam suasana kekeluargaan yang erat.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, seluruh warga sekolah melaksanakan ibadah siang secara serentak. Siswa dan guru beragama Islam menunaikan ibadah Salat Jumat, sementara warga sekolah beragama Hindu, Kristen, dan Katolik menjalankan ibadah sesuai tata cara keagamaan masing-masing. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen SMP Hang Tuah 6 Excellent dalam merawat keberagaman dan menanamkan sikap moderasi beragama sejak dini.